Posts

Showing posts from November, 2020

Membangun Soldaritas Saat Pandemi Covid-19

Image
Opini Dalam koran  kompas.id  Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menyatakan, bahwa masa depan Indonesia milik bersama sehingga para elite dan warga juga turut bertanggung jawab dalam menjaga. kepentingan pribadi juga umum, serta tak boleh merusak sistem berbangsa dan bernegara. Semua polemik yang dialami bangsa harus diakhiri segera, dimana seluruk pihak atau kompenien harus menjalani keadaban publik. Dimana kedaban publik itu bisa berarti struktur fungsional baik antara pemerintah dan juga juga masyarakat harus besinergi satu sama lain dalam memerangi masalah yang hadir selama pandemi ini. Misalnya, hingga saat ini pelaksanaan protokol kesehatan di masyarakat masih sangat memprihatinkan. Sebagian dari mereka untuk menjalankan protokol kesehatan (memakai masker, jaga jarak, cuci tangan, dan lainnya) masih rendah. Bahkan, cenderung mereka abaikan. Terlebih saat ini aktifitas dan akses publik sudah normal kembali, namun dari beberapa penelitian yang menunjukkan lebih d...

Dimanakah Kesejahteraan Penulis?

Image
Judul Buku: “Dari Ngalian Ke Sendowo” Penulis: Nh. Dini Penerbit: PT. Gramedia Pustaka Utama Cetakan: Pertama, Mei 2015 Halaman: 268 halaman ISBN: 978-602-03-1651-2 Buku yang bisa dikatakan sebagai jenis buku novel autobiografis ini layaknya si penulis dalam memandang kehidupan yang pernah ia alami atau lalui. Tentu saja, tak sekedar pengalaman yang mengesankan atau menyenangkan yang diceritakan penulis, melainkan tentang ke ‘riweuhan’ , kehilangan, ketidak nyamanan dan juga kesulitan si penulis ketika menghadapi sesuatu yang tak sesuai harapan atau yang dikehendaki penulis ceritakan dalam alur yang cukup runtut dan jelas. Dalam buku ini penulis menceritakan kembali hal-hal yang pernah ia jumpai. Ia menceritakan kembali tentang tempat dan keadaan lingkungan dengan tajam dan jernih. Kepenulisan Nh. Dini kepada sesuatu hal terlihat di beberapa bagian, baik berupa keluhan dari suatu keadaan, kebiasaan atau budaya tentang sesuatu yang tak sejalan dengan pola pikirnya, ia ceritakan den...

Harta Tahta Ternak

Image
  Badan Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta menaikkan status Gunung Merapi dari Waspada ke Siaga (Tingkat III) pada Kamis, 5 November 2020. Berdasarkan evaluasi dari data pemantauan tersebut, disimpulkan bahwa aktivitas vulkanik saat ini dapat berlanjut ke aktivitas yang dapat membahayakan penduduk. Erupsi Gunung Merapi yang terjadi pada saat ini tentunya akan menimbulkan berbagai dampak, baik itu dampak positif maupun dampak negatif. Dampak tersebut dapat memicu perubahan sosial dan ekonomi pada masyarakat. Korban Erupsi Merapi akan mengalami kerugian salah satunya berupa material Meskipun dampak positif akibat erupsi Gunung Merapi yang akan dirasakan nanti, namun hal ini menyebabkan perubahan sosial dimana warga yang sebelumnya rajin bekerja sebagai petani kini pekerjaan tersebut tertunda karena adanya bencana ini. Adapun dampak negatif yang akan hadir dari erupsi merapi ini korban akan mengalami kerugian salah satunya berupa materi...

Penemuan Makna Hidup dalam Penyimpangan

Image
  Judul            : Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas Penulis          : Eka Kurniawan Penerbit       : PT Gramedia Pustaka Utama Tahun terbit: Mei 2014 Tebal            : 243 halaman ISBN            : 978–602–03–0393–2   Melalui dua bukunya, Cantik itu Luka (2002) dan Lelaki Harimau (2004) Eka Kurniawan selalu menyelipkan nafsu (erotisme) dalam realisme. Begitupun pada bukunya Seperti Dendam Rindu Harus Dibayar Tuntas (2014). Eka selalu berusaha mengajak pembaca untuk berpikir atau berkompromi pada makna ‘cinta tanpa logika’ dan juga penulis berusaha mengajak pembaca untuk merenungi kedamaian sesungguhnya melalui perlawanan terhadap hasrat seksual manusia. Seolah-olah dirinya mengajukan pernyataan kalau dorongan ...

Meradangnya Kesenjangan Hukum - Buku The Trial (Proses)

Image
Judul             : The Trial (Proses) Penulis           : Franz Kafka Penerjemah    : Sigit Susanto Penerbit        : PT Gramedia Pustaka Utama (cetakan I, Agustus 2016) Halaman        : 261 Buku karya Franz Kafka ini bisa dibilang sebagai kisah aneh dan mengganggu bagi Josef K, seorang pria lajang dan bankir yang bangun pada suatu pagi di rumah penginapannya dan mendapati dirinya ditahan. Tanpa alasan yang jelas. Buku yang membahas tentang pengadilan ini sangat menggugah pemikiran dalam penyajiannya yang tidak nyaman tentang dunia di mana orang-orang diamati oleh polisi rahasia dan tiba-tiba ditangkap, mencerminkan kekacauan sosial di Eropa sekitar waktu Kafka menulisnya pada tahun 1914.  Serangkaian pertemuan, diskusi, dan acara di mana K mencoba menemukan jawaban a...